Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan

20110924

ISLAM PADA MASA NABI DAN PARA SAHABAT


1. KEHIDUPAN NABI MUHAMMAD
Quraisy adalah sebuah suku yang sangat terhormat di bangsa arab salah satu keturunan nabi isma’il terdapat seseorang yang berkuasa bernama Fihr yang nama lainnya adalah quraisy. Pada abad ke lima masehi, salah seorang keturunan quraisy yang bernama qusay berhasil menyatukan suku-suku quraisy yang bertempat tinggal di hijaz dan menguasai ka’bah mereka mendirikan dar al-nadwah (gedung musyawarah) sebagai tempat berkumpulnya pemuka-pemuka suku quraisy memusyawarahkan kepentingan umum. Di  tempat inilah quraisy menjalankan urusan administrasi pemerintahannya ia memasaka air dan makanan untuk para penziarah selama musim haji. Dengan cara demikian ini ia membuktikan sebagai penguasa yang cakap dan  bijaksana. 

Sepeninggal qusaay anaknya yang bernama abdud dar, menjadi penguasa hujaz ia menjadikan mekkah sebagai pusat pemerintahannya. Sepeninggal abdud dar terjadilah pembagian kekuasaan antara putranya dengan putre saudaaranya, abdu manaf. Putra abdu manaf yang bernama abdus syam menangani urusan administrasi dan keuangan sedangkan putra abdus syam menangani irusan militer. Selanjutnya abdus syam menyerahkan kekuasaannya kepada saudaranya yang bernama hasyim, seorang yang cakap dalam bidang militer lantaran dan keperkasaannya. 

20101222

sejarah perkembangan ilmu nahwu

BAB I
PENDAHULUAN
Kajian ilmu nahwu selama ini lebih menitikberatkan pada persoalan kaidah-kaidah atau ketentuan-ketentuan yang berlaku untuk jabatan satu kata dalam kalimat. Dapat juga dikatakan bahwa pelajaran nahwu lebih fokus untuk mengetahui bagaimana bentuk akhir sebuah kata, i`râb ataukah mabni.Misalnya, menentukan apakah kata itu termasuk kategori marfû`ât, mansûbât, ataukah majrûrât untuk kata-kata yang berbentuk ism, atau kata tersebut masuk kategori marfû`at, mansûbat, ataukah majzûmat untuk kata-kata yang berbentuk fi`il. Maka pelajaran nahu selama ini lebih kepada membicarakan harkat akhir sebuah kata dan kemudian menjelaskan sebab-sebab dan ilalnya. Paling tidak materi-materi seperti inilah yang dijumpai dalam pembelajaran nahwu dari tingkat ibtidai, bahkan sampai perguruan tinggi di Indonesia sampai saat sekarang.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | SharePoint Demo